Prabu
Jayabaya adalah raja yang waskita dan bijaksana. Kewaskitaannya terwujud dalam
sabda-sabda dan ramalannya yang bernilai spiritual tinggi sehingga dipercaya
akan benar-benar terjadi. Beliau memerintah antara tahun 1130-1157. Pada jaman
Prabu Jayabaya ini, juga terdapat pujangga istana yakni Empu Sedah yang
menggubah Kekawin Baratayuda dengan sangat menarik dan Empu Panuluh yang
menulis Kekawin Hariwangsa dan Kekawin Gathotkacasraya.
Sabda-sabda
Prabu Jayabaya dihafal dan disebarkan para pengikutnya secara lesan maupun
tertulis. Salah satu. versi Serat Jayabaya ditulis oleh pujangga yang
tidak asing lagi bagi orang Jawa, yakni Ranggawarsita. Manuskripnya sering
menjadi rujukan dan prediksi masa depan orang Jawa. Prabu Jayabaya benar-benar
legenda sejarah luar biasa yang pernah terjadi di bumi Nusantara.
Sampai
saat ini ramalan Prabu Jayabaya sering menjadi rujukan untuk menganalisis
peristiwa kontemporer. Kalau ada keadaan kacau, masyarakat sering merujuk pada
ramalan Jayabaya, tanpa mau meneliti apakah ramalan itu benar-benar dari Prabu
Jayabaya atau sekedar omong kosong. Pada saat-saat tertentu makam Jayabaya di
daerah Mamenang, Kediri banyak dikunjungi oleh para peziarah dengan bermacam-macam
tujuan. Para peziarah itu meyakini bahwa Prabu Jayabaya mampu menangkap
keluh-kesahnya. Bahkan bila perlu mereka datang minta doa restu agar
cita-citanya dapat terkabul.
Mereka
yang telah membaca Jangka Jayabaya misalnya, tidak akan heran lagi
dengan berbagai kejadian seperti krisis ekonomi, naik turunnya seorang
pemimpin, dan berbagai krisis sosial yang terjadi dewasa ini karena semua itu
sudah termuat dalam kitab-kitab kuno.
Dalam
Babad Tanah Jawi yang ditulis oleh Pangeran Kadilangu II disebutkan
Kerajaan Daha Kediri hancur pada tahun 1222. Saat itu, terjadi kekacauan dan
kekalutan sosial, gonjang-ganjing politik, dan berbagai bencana alam. Raja yang
bagi orang Jawa dlanggap sebagai penyangga hubungan antara jagad gedhe, makrokosmos,
dengan jagad cilik, mikrokosmos, berlaku lalim dan sewenang-wenang
terutama kepada kaum agamawan dan rakyat kecil. Rajanya dikenal sewenang-wenang
kepada para brahmana. Di samping itu beliau, sebagaimana dituliskan dalam
berita Cina, suka berfoya-foya dan mabuk-mabukan.
Ken
Arok, raja Singosari dengan cerdik memanfaatkan problem internal di Kerajaan
Kediri untuk memperkuat posisi Singosari. Dalam Kitab Pararaton disebutkan,
pada tahun 1222, setelah Ken Arok menewaskan Tunggul Ametung dan memperistri
Ken Dedes, ia menaklukkan Kerajaan Daha, Kediri. Pusat kekuasaan kemudian berpindah
ke Singosari yang berada di daerah Malang sekarang.
Pergeseran
dan perebutan kekuasaan ini juga dapat dibaca berdasarkan Kekawin
Wretasancaya dan Kekawin Lubdaka karya Empu Tanakung yang hidup pada
mass Ken Arok bertahta. Jangka Jayabaya ini meramalkan keadaan manusia pada jaman
Kaliyuga atau jaman kerusakan, di mana nilai-nilai sosialnya menjadi serba
terbalik dan tatanan slam menjadi rusak. Beberapa pakar sejarah, politik dan
ekonomi mengatakan pada saat ini, bangsa Indonesia sedang mengalami jaman Kaliyuga
sebenar-benarnya. Masyarakat sudah benar-benar melihat angkara murka merajalela,
penguasa yang lalim, manusia mabuk doa, dan rakyat kecil mengalami kesengsaraan
yang berlipat ganda. Jaman Kaliyuga ini adalah suatu ironi bangsa.
Kertayuga,
suatu jaman emas, jaman gemilang, jaman yang digambarkan oleh dalang dengan
kalimat gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerta raharja. Gambaran ini
pula yang ingin diwujudkan Abdurahman Wahid akan tetapi kandas di tengah jalan.
Akan tetapi, siklus tidak terjadi dengan sendirinya, akan tetapi melalui tangan
sang pembebas atau Ratu Adil. Paham Ratu Adil itu sangat meluas di kalangan
rakyat.
Pelet Bulu Perindu Sukma
Anda punya masalah dengan asmara
kekasih pergi meninggalkan anda
jangan tunggu sampai kekasih anda di samber orang
buat pasangan anda kembali bertekuk lutut
Klik di sini
Pesan call/sms 087868523235 Pin BB 2B3EE960
Anda punya masalah dengan asmara
kekasih pergi meninggalkan anda
jangan tunggu sampai kekasih anda di samber orang
buat pasangan anda kembali bertekuk lutut
Klik di sini
Pesan call/sms 087868523235 Pin BB 2B3EE960















